03 November 2010

14 KIAT MENJADI HAMBA ALLAH PALING BAHAGIA DUNIA AKHIRAT *)

Bahagia adalah kemampuan untuk mengatasi segala rintangan dan kesulitan yang akan membuahkan kegembiraan dan ketenangan hati baik rintangan dalam menjalankan ad Dien Islam, mengendalikan waktu, kekayaan harta, keamanan; kesehatan, istri, anak dan teman.
Kegembiraan memerlukan rasa aman, Harta membutuhkan sedekah, Kedudukan memerlukan dukungan, Kemuliaan sangat membutuhkan kerendahan hati
Siapa hamba Allah yang paling Bahagia , yaitu orang yang panjang umur dan baik amalannya, banyak hartanya dan banyak sedekahnya, bertambah ilmunya, bertambah pula ketaqwaannya.
Awal kebahagiaan adalah ketika seorang mendapatkan apa yang Allah firmankan dalam Al Qur’an (An Nur-26): ”wanita-wanita yabg baik diperuntukkan bagi laki-laki yang baik, dan laki-laki yang baik diperuntukkan bagi wanita-wanita yang baik pula.”
Akhir dari kebahagiaan : ketika seseorang mendapatkan kedudukannya di jannahNya dan dpat melihat Wajah Allah Ta’ala.
KIAT-KIAT MENJADI BAHAGIA DUNIA AKHIRAT
1. Beriman dan Beribadah
Kirimlah surat-surat cintamu kepada Allah yang maha Kasih lagi Maha Sayang menjelang shubuh tiba. Surat yang anda tulis dengan tinta air mata, diatas kertas kedua pipi kita nan putih bersih, dengan perangko takut, harap, mahhabbah dengan perekat pengabulan. Tentukan alamat kirim anda ke alamat yang dituju adalah ‘’arsy Allah, lalu tunggulah jawabannya.



2. Dzikrullah
Dzikrullah yang akan menyebabkan keridhaan Allah, ar Rahman, ar Rahim. Ia akan membahagiakan jiwa dan menentramkan hati, mngecewakan syaitan, menghilangkan kesedihan dan mengisi penuh timbangan kebaikan di yaumil mizan di hadapan Allah
3. Perbanyak Istighfaar
Akan membukakan gembok-gembok pengunci, mendamaikan hati dan melenyapkan keresahan.
4. Menjaga Hati
Jagalah hati dari fitnah-fitnah syahwat dan syubhat, karena ketenangan yang tidak akan masuk dalam hati kita, sebagaimana malaikat yang tidak sudi memasuki rumah yang di dalamnya ada anjing. Jangan nyalakan tungku di dalam haati yang berisi permusuhan, kedengkian. Amarah dan kebencian sesame muslim, karena hal ini mengakibatkan penderitaan yang berkepanjangan.
5. Menjaga Waktu
Pertanda kebodohan adalah suka membuang waktu dengan sesuatu yang tiada manfaatnya, menunda taubat, selalu tergantung kepada orang lain, durhaka kepada orang tua dan menyebarkan rahasia orang lain.
6. Menjaga Kesehatan
Hidup adalah kesempatan yang hanya bias dirasakan setelah kehilangan.kesehatan adalah mahkota yang bersemayan diatas kepala orang yang sehat yang hanya dapat dilihat oleh orang yang sakit.
7. Beramal
Kebutuhan orang lain kepada kita adalah sebuah nikmat, maka jangan pernah bosan menghadapinya. Bergembiralah dengan hal-hal yang dapat menghapus doa-dosa seperti amal shalih.


8. Menuntut Ilmu Syar’i
Ilmu akan memperbaiki perkataan dan perbuatan. Ia akan melapangkan hati, meluaskan cara pandang. Membuka cakrawala untuk mengenal Allah, mengenal Islam, dan mengenal Rasullullah shallallahu ‘alaihi wassalam.
9. Akhlak Mulia
Perbaiki amal, pendekkan angan-angan. Tuggu ajal kita dengan selalu berbuat kebenaran, jalani hidup kita hari ini dengan susngguh-sungguh, hadapi selalu masalah kita dengan tegar diatas kebenaran, pahami zaman kita hidup saat ini serta jaga lidah
10. Hidup Secara Optimis
Berbaik sangka kepada Allah, raihlah kemurahanNya,jangan putus asa dari rahmadNya,Biar masa depan sampai menyapa, jangan terlalu sibuk dengan hari esok asal kita mau melakukan yang terbaik pada hari ini, Insya Allah hari esok akan lebih baik.
11. Jaga Pergaulan
Sahabat yang baik adalah orang yang kita percaya kepadanya, ia membuat diri kita tenang bersamanya, tempat berbagi kelelahan dan kesedihan, ia tiada pernah menjual kerahasiaan kita.
12. Kekayaan Harta
Yakinlah harta yang berlebihan adalah ketenangan yang terenggut.Kebutuhan yang melampui batas dalah bebab yang memberatkan dan menahan diri dalam kecukupan itu lebih baik daripada berfoya-foya dan berlebihan.
13. Sabar dan Syukur
Setelah lapar ada kenyang, setelah dahaga ada kesegaran, setelah sakit ada kesembuhan, setelah miskinada kekayaan.Yakinlah setiap kesedihan akan dibarengi dengan kebahagiaan. Lihatlah orang yang berada dibawah kita mengenai wajah, tubuh, harta , rumah, pekerjaan, keturunan, karena kita akan tahu bahwa kita wajib bersyukur.
14. Tawakal dan Ridha QodarNya.
Kerelaan akan mendatangkan ketenangan dan keteduhan dalam hati, ia akan memberikan rasa damai dan aman, kesejahteraan dan kemudahan hidup serta kegembiraan dan kesenangan.

*)Disampaikan oleh : Ustadz Abu Islama Imannuddin, Lc, Hafidzullah
Dalam Kajian Ilmiyah “Kiat Meraih Kebahagiaan Dunia Akhirat” di
Kompleks Perum Depkeu Karang Tengah, akhir ramadhan 1426 H

Tidak ada komentar: